kursor

Rainbow Pinwheel Pointer

Selasa, 10 Maret 2015

Masyarakat Sedanau memiliki kebiasaan unik membangun rumah di
atas laut. Bangunan ini nantinya akan dijadikan aset wisata di Kabupaten Natuna.
Pulau Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, ditetapkan sebagai kota wisata di atas laut. Saat ini, pemerintah tengah menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk mewujudkannya.
”Pemerintah sudah melakukan konsultasi publik, Sedanau memiliki ciri khas dan kearifan lokal yang perlu ditata,” ujar Sekretaris Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Natuna, Kadarisman, kemarin.
Dengan ditetapkannya Sedanau sebagai kota wisata atas laut, maka pemukiman warga yang berada di atas laut tidak akan digusur. Keberadaan mereka akan tetap dipertahankan sesuai ciri khas kehidupan masyarakat.
”Tidak bisa gusur, tapi akan ditata, nantinya sebagai ikon kota atas laut,” kata Kadarisman dikantornya, Senin (27/10) lalu.
Namun, kata Kadarisman, ke depannya tidak dibenarkan lagi masyarakat mendirikan bangunan di atas laut sekitar wilayah tersebut. Jumlahnya akan dipertahankan. Tujuannya, untuk menjaga keasrian dan mempermudah penataan.
Disinggung seperti apa RDTR yang dibuat? Kadarisman mengatakan, RDTR akan memperhatikan banyak aspek, seperti aspek keamanan, bahaya kebakaran, aspek pengelolaan sampah dan limbah, dan juga aspek infrastruktur penunjang. ”Jika ada warga yang ingin membangun rumah, maka mereka akan kita alihkan ke daerah daratan,” jelasnya.
Karena Sedanau punya potensi wisata. Maka perlu penataan serius, dan mempertahankan pemandangan yang unik.
Sedanau merupakan sebuah pulau kecil yang terdapat di Natuna. Pulau ini berpenduduk sekitar 6.187 jiwa dan 1,065 kepala keluarga (KK).
Pulau ini dihuni berbagai suku di Indonesia dan sebagai salah satu pusat perekonomian Natuna. Masyarakat Sedanau mempunyai kebiasaan yang sangat unik yaitu mendirikan rumah-rumah dan bangunan mereka di atas permukaan laut. Hal itu mereka lakukan dengan cara memberikan tiang sebagai penyangga bangunan mereka.

Rabu, 18 Februari 2015

pulau sedanau

" Sedanau, Natuna, Kepulauan Riau "

Sedanau terkenal dengan tempat wisatanya yaitu Pase Maghos (Pasir Marus), namun bagi saya tak hanya itu tempat wisata di Sedanau, masih banyak tempat-tempat indah yang bisa dijadikan tempat wisata.
Sebuah tempat wisata dengan mendaki Gunung. Saya menyebut ini adalah suatu Wisata Alam, meski ini disebut oleh masyarakat setempat bukanlah suatu tempat wisata alam, tapi menurut saya ini bisa menjadi suatu tempat wisata alam.
Meskipun tempat ini tak seindah seperti Tangkuban Perahu dan Dago Pakar yang ada di Bandung, tempat ini menurut saya memiliki ciri khas tersendiri dengan hamparan lautan biru yang luas. Sedanau sebenarnya banyak gunung-gunung yang memberikan pesona alam yang indah jika kita rajin menelusurinya, mungkin anda orang yang hobi mendaki gunung (pecinta alam) ini dia gunung di Sedanau yang mempunyai keindahan alam yang eksotis yaitu Gunung Kute, Gunung Takong, Gunung Toknen, gunung Kurai, gunung Air Duyuk, gunung Pelawan, dan Gunung Sintu.
Kali ini saya akan mencoba mengajak anda menelusuri gunung yang disebut masyarakat setempat adalah Gunung Toknen. Untuk mencapai gunung ini kira-kira 3 km dari Desa Airbatu. Selama perjalanan anda akan menikmati suasana alam khas pegunungan yang masih alami atau menikmati pemandangan yang alami. Tempat ini tidak menawarkan apapun seperti tracking, outbound, dll, karena tampat ini belum tersentuh oleh modernisasi. Tak mudah memang untuk mencapai tempat ini karena kita harus melewati semak-semak belukar , tapi setelah sampai ke tempat ini, semua rasa lelah anda akan terobati dengan pemandangan yang indah dengan hamparan lautan biru yang menawan,,
pelabuhan sedanau